Hujan disepertiga malam
Gadisku terdiam diatas sajadah, air mata menetes seperti hujan yang tak mengenal henti. Tidak ada petir yang bergemuruh disela-sela hujan, tapi ia tetap mengangkat tangan bermunajat meminta agar semua khilafnya terampuni.
Sebagai hamba yang tak pernah dusta sesama manusia, ia masih saja merasa bersalah di hadapan sang semesta. Banyak yang ia pinta tapi tidak tau dari mana ia harus memulainya.
Tanganya semakin terangkat sebagaimana ia mengharap derajat hidup yang lebih baik, namun ia jujur masih banyak hati yang ia sakiti. Padahal ia selalu menepati janji seperti hujan yang selalu membasahi bumi.
Tuhan berilah aku kado yang paling teristimewa jika itu pantas untuk aku dapatkan.!
#Ranting_terbaik🌹
Komentar
Posting Komentar